Kentang Dataran Tinggi: Pupuk Dasar dan Pupuk Susulan
Ringkasan cepat: Kentang membutuhkan pupuk dasar yang kuat berupa pupuk kandang matang dan fosfor di alur tanam, lalu pupuk susulan nitrogen dan kalium sekitar umur 3–4 minggu bersamaan dengan pembumbunan. Kalium sangat menentukan ukuran dan mutu umbi. Hentikan pemupukan menjelang panen agar kulit umbi mengeras dan tahan simpan.
“Pupuk dasar kentang” banyak dicari dari sentra kentang dataran tinggi seperti Dieng (Wonosobo–Banjarnegara), Pangalengan (Bandung), dan Batu (Malang). Menjelang musim hujan, petani juga bersiap menghadapi busuk daun yang bisa menghabiskan tanaman dalam hitungan hari.
Kebutuhan Hara Kentang
| Unsur | Peran |
|---|---|
| Nitrogen | Pertumbuhan daun; berlebih membuat umbi sedikit dan terlambat |
| Fosfor | Perakaran dan pembentukan umbi awal |
| Kalium | Ukuran, pati, dan mutu umbi |
| Kalsium & magnesium | Kulit umbi kuat, daun hijau |
Pupuk Dasar
- Pupuk kandang matang diberikan di alur tanam atau disebar lalu dicampur tanah. Pupuk kandang mentah dapat membawa penyakit dan membakar bibit.
- Fosfor sebagian besar diberikan saat tanam karena bergerak lambat di tanah.
- Sebagian nitrogen dan kalium juga diberikan saat tanam.
- Pupuk diletakkan di samping bibit, tidak menempel langsung.

Pupuk Susulan dan Pembumbunan
Sekitar umur 3–4 minggu, berikan sisa pupuk nitrogen dan kalium di samping barisan, lalu timbun tanah ke pangkal batang (pembumbunan). Pembumbunan memberi ruang bagi umbi berkembang, melindungi umbi dari sinar matahari yang membuatnya hijau, dan mengurangi serangan penggerek umbi.
Pupuk Cair Selama Pembentukan Umbi
Pada fase pembentukan dan pembesaran umbi, penyemprotan pupuk organik cair dapat membantu menjaga daun tetap hijau lebih lama. Ben Subur berisi unsur makro-mikro, asam amino, dan zat pengatur tumbuh alami; pakai sesuai label, dan semprot saat cuaca cerah.
Air dan Drainase
- Kentang membutuhkan air cukup saat pembentukan umbi.
- Tanah yang tergenang menyebabkan umbi busuk.
- Di lahan miring dataran tinggi, buat guludan searah kontur untuk mengurangi erosi.
Penyakit Utama Musim Hujan
| Penyakit | Gejala | Pencegahan |
|---|---|---|
| Busuk daun (Phytophthora infestans) | Bercak hitam basah di daun, cepat meluas saat lembap | Varietas tahan, jarak tanam, fungisida sesuai anjuran sejak awal musim hujan |
| Layu bakteri | Tanaman layu, umbi berlendir | Bibit sehat, rotasi, cabut tanaman sakit |
| Busuk umbi (Fusarium) | Umbi busuk kering di simpanan | Panen hati-hati, umbi kering sebelum disimpan, Trichoderma di tanah |
Menjaga Tanah Dataran Tinggi
Sentra kentang ditanami berulang bertahun-tahun dengan pupuk kimia tinggi, sehingga banyak tanah menjadi padat dan miskin bahan organik. Kembalikan bahan organik, lakukan rotasi dengan tanaman lain seperti kubis atau bawang daun, dan gunakan agen hayati untuk menekan penyakit tular tanah. Hama kubis yang sering menjadi rotasi kentang dibahas di artikel ulat kubis Plutella.
Menjelang Panen
- Hentikan pemupukan beberapa minggu sebelum panen.
- Saat daun menguning dan mengering, biarkan umbi di tanah 1–2 minggu agar kulit mengeras.
- Panen saat cuaca kering dan hindari umbi terluka.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- Ben Subur POC — pupuk organik cair makro-mikro + ZPT alami untuk buah & sayur
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kapan pupuk susulan kentang diberikan?
Umumnya sekitar 3–4 minggu setelah tanam, bersamaan dengan pembumbunan.
Kenapa umbi kentang berwarna hijau?
Umbi terkena sinar matahari karena pembumbunan kurang. Umbi hijau mengandung solanin dan sebaiknya tidak dikonsumsi.
Rujukan
- Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Kementerian Pertanian RI: budidaya kentang.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan