Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Tomat & Terong

Cara Menanam Terong agar Berbuah Lebat

Cara Menanam Terong agar Berbuah Lebat

Ringkasan cepat: Terong berbuah lebat bila bibit sehat, jarak tanam cukup (sekitar 60–70 × 50–60 cm), tunas di bawah cabang utama dipangkas, dan pupuk diberikan sesuai fase serta diulang selama masa panen. Petik buah saat masih muda dan mengkilap agar tanaman terus berbunga, dan waspadai penggerek buah dan pucuk.

“Pupuk terong agar berbuah lebat” dan “cara menanam terong di polybag” termasuk pencarian sayuran yang stabil sepanjang tahun. Terong mudah ditanam, tahan panas, dan bisa dipanen berkali-kali, sehingga cocok untuk petani maupun pekarangan.

Persemaian

  • Semai di tray atau polybag kecil dengan media tanah, kompos, dan sekam.
  • Tambahkan agen hayati Trichoderma di media semai untuk mencegah rebah semai.
  • Bibit siap dipindah saat berdaun 4–6 helai, sekitar 4 minggu.

Persiapan Lahan

  • Bedengan tinggi dengan saluran air, terutama menjelang musim hujan.
  • Pupuk kandang matang dicampur saat olah tanah.
  • Kapur bila tanah masam.
  • Mulsa plastik untuk menekan gulma dan menjaga kelembapan.
Budidaya terong dari semai sampai panen
Budidaya terong dari semai sampai panen

Jarak Tanam dan Polybag

Cara tanam Anjuran umum
Bedengan Sekitar 60–70 × 50–60 cm, satu tanaman per lubang
Polybag Ukuran 40 × 40 cm atau lebih, satu tanaman per polybag

Pemangkasan

Pangkas tunas yang tumbuh di bawah cabang utama (percabangan pertama). Tanaman akan membentuk tajuk yang lebih terbuka dan energi dialihkan ke cabang produktif. Daun tua di bagian bawah yang menguning juga dibuang untuk sirkulasi udara.

Pemupukan Sesuai Fase

Fase Fokus
Pupuk dasar Pupuk kandang, fosfor, sebagian nitrogen dan kalium
Vegetatif (1–5 minggu) Nitrogen cukup, kocor berkala
Berbunga Kurangi N, tambah P dan K
Masa panen Pupuk susulan rutin setiap 1–2 minggu, kalium untuk mutu buah

Karena terong dipanen lama, akar harus tetap aktif selama berbulan-bulan. Humatrix Buah (asam humat 77% + Trichoderma) dapat dikocor 2–3 g/L setiap 15–20 hari sesuai label, sekaligus melindungi akar dari layu.

Hama dan Penyakit Utama

OPT Gejala Tindakan
Penggerek buah dan pucuk Pucuk layu, buah berlubang berisi ulat Potong pucuk layu, petik buah terserang, agen hayati sore hari
Kutu kebul dan thrips Daun keriting, belang Perangkap kuning, Beauveria
Tungau merah Daun bintik kuning, berjaring Semprot air ke balik daun, agen hayati
Layu bakteri/fusarium Tanaman layu mendadak Cabut, rotasi, Trichoderma di tanah

Pengendalian kutu kebul dibahas di artikel kutu kebul, dan cara membedakan layu di artikel layu fusarium atau layu bakteri.

Panen

  • Petik buah saat masih muda, kulit mengkilap, dan daging belum berbiji keras.
  • Gunakan gunting agar tangkai tidak robek.
  • Panen setiap 3–5 hari; buah yang dibiarkan tua menghambat pembentukan buah baru.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tanya admin via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kenapa bunga terong banyak rontok?

Penyebab umum: suhu sangat panas, kekeringan, nitrogen berlebih, atau kurang fosfor dan kalium. Jaga penyiraman dan pupuk sesuai fase.

Berapa lama terong bisa dipanen?

Dengan perawatan baik, terong bisa dipanen berkala selama beberapa bulan.

Rujukan

  • Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Kementerian Pertanian RI: budidaya terung.
  • Label Humatrix Buah.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.